Susu e-commerce Indonesia adalah pasar ~$12Jt per bulan per Juni 2026 (+51%* dibanding tahun lalu), dan didominasi susu bubuk (~79%) dengan boom susu kambing (susu etawa) yang bergilir — lonjakan kini berputar antar merek etawa (Etawalin dan Duzi Pure naik, Etawaku mendingin) sementara susu fungsional dewasa tumbuh stabil. (*Deret ini fluktuatif — lonjakan Sep–Okt 2025 dan Mar 2026 di luar rentang normal, jadi cermati YoY dengan hati-hati.) — menurut pelacakan tingkat-SKU Magpie IQ di Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, dan Lazada. Halaman ini memeringkat brand susu terlaris berdasarkan GMV nyata.
Siapa brand susu dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia?
Diperingkat dari GMV selama April–Juni 2026, sebagai persentase dari total GMV susu e-commerce Indonesia, menurut data Magpie IQ:
| # | Brand | Pangsa pasar | Asal · tier |
|---|---|---|---|
| 1 | Etawalin | ●●● | Lokal · susu kambing · naik |
| 2 | Ultra | ●●● | Lokal · UHT |
| 3 | Duzi Pure | ●●● | Susu kambing · melesat |
| 4 | HiLo | ●●● | Dewasa / hi-cal |
| 5 | Greenfields | ●●● | Fresh / UHT |
Ingin detail lebih dalam tentang kategori ini?
Halaman ini adalah ringkasan publiknya. Untuk detail lebih lengkap tentang kategori ini — trennya, siapa yang sedang naik, dan data di balik ranking — tinggalkan kontak Anda dan tim kami akan menghubungi Anda.
Lima brand teratas menguasai sekitar ~28% pasar dan sepuluh teratas sekitar ~42% — Etawalin memimpin dengan 9.5%.
Platform mana yang menjual susu terbanyak di Indonesia?
- Shopee — 69.7%
- Tokopedia | Shop — 20.6%
- TikTok Shop — 4.7%
Apa yang laku di dalam kategori ini?
- Susu Bubuk — 79.2%
- UHT — 19.4%
Siapa yang sedang naik dan turun?
Naik: Duzi Pure, Etawalin, Wookey Wight, HiLo. Turun: Etawaku, CardioSure, Anlene.
Tentang data ini
Angka bersumber dari platform intelijen e-commerce Magpie IQ, yang melacak penjualan tingkat-SKU di Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Lazada, Blibli, dan Bukalapak di Indonesia. GMV = harga setelah diskon × unit terjual. Pangsa pasar adalah GMV sebuah brand sebagai persentase dari total GMV kategori yang dilacak selama April–Juni 2026. Peringkat mencerminkan transaksi nyata, bukan survei.